unisbadri.com » Python Java Golang Typescript Kotlin Ruby Rust Dart PHP
Konstanta

Konstanta #

Konstanta dalam Golang adalah nilai yang tidak dapat diubah setelah didefinisikan. Konstanta digunakan untuk nilai yang tetap sepanjang masa eksekusi program. Konstanta dapat berupa tipe data dasar seperti integer, float, boolean, dan string. Konstanta dideklarasikan menggunakan kata kunci const.

Deklarasi Konstanta #

Konstanta dideklarasikan dengan menggunakan kata kunci const, diikuti oleh nama konstanta, tipe data (opsional), dan nilai konstanta.

const Pi = 3.14
const Greeting string = "Hello, World!"
const MaxRetries = 5
const Debug = true

Tipe Konstanta #

Golang secara otomatis menginfer tipe konstanta jika tidak ditentukan secara eksplisit. Namun, Anda juga bisa menentukan tipe konstanta secara eksplisit.

const Pi float64 = 3.14
const Greeting = "Hello, World!"
const MaxRetries int = 5
const Debug = true

Penggunaan Konstanta #

Konstanta dapat digunakan di mana saja dalam kode Anda di mana nilai tetap diperlukan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaannya:

Dalam Fungsi #

Konstanta dapat digunakan dalam fungsi untuk memberikan nilai tetap.

package main

import "fmt"

const Pi = 3.14

func main() {
    radius := 5.0
    area := Pi * radius * radius
    fmt.Println("Area of the circle:", area)
}

Dalam Kondisi #

Konstanta dapat digunakan dalam kondisi untuk membuat keputusan berdasarkan nilai tetap.

package main

import "fmt"

const MaxRetries = 5

func main() {
    retries := 0
    for retries < MaxRetries {
        fmt.Println("Retrying...", retries)
        retries++
    }
}

Dalam Struktur Data #

Konstanta dapat digunakan sebagai nilai default dalam struktur data.

package main

import "fmt"

const DefaultName = "Guest"

type User struct {
    Name string
}

func main() {
    user := User{Name: DefaultName}
    fmt.Println("User name:", user.Name)
}

Konstanta iota #

iota adalah identifier yang digunakan untuk membuat konstanta bernilai berturut-turut dalam deklarasi. iota mulai dari 0 dan meningkat satu untuk setiap konstanta berikutnya dalam blok yang sama.

package main

import "fmt"

const (
    A = iota // 0
    B        // 1
    C        // 2
)

const (
    X = iota + 1 // 1
    Y            // 2
    Z            // 3
)

func main() {
    fmt.Println(A, B, C) // Output: 0 1 2
    fmt.Println(X, Y, Z) // Output: 1 2 3
}

Praktik Terbaik dalam Penggunaan Konstanta #

  1. Gunakan Konstanta untuk Nilai Tetap: Konstanta harus digunakan untuk nilai yang tidak berubah selama eksekusi program, seperti batas, rasio, dan nilai default.

  2. Nama Konstanta dengan Huruf Kapital: Biasakan menamai konstanta dengan huruf kapital untuk membedakannya dari variabel biasa.

    const MaxConnections = 10
    
  3. Kelompokkan Konstanta yang Terkait: Kelompokkan konstanta yang terkait dalam blok yang sama untuk meningkatkan keterbacaan.

    const (
        MinAge = 18
        MaxAge = 65
    )
    

Kesimpulan #

Dengan memahami cara kerja konstanta dan penggunaannya, Anda dapat menulis kode yang lebih aman, mudah dibaca, dan mudah dikelola dalam Golang.

« Variable
Tipe Data »